Zaiful Bokhari – Sudibyo Gugat Hasil Pilkada Lampung Timur 2020

68
0

LamtimINFONUSANTARA.co.id – Pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Lampung Timur nomor urut 2, Zaiful Bokhari Sudibyo akan menggugat hasil Pilkada 2020. Pihak Zaiful – Sudibyo menduga ada politik uang.

Ketua Tim Kuasa Hukum Zaiful – Sudibyo, Benny Purbaya mengatakan politik uang diduga terjadi di 17 dari 24 kecamatan di Lampung Timur. Bukti-bukti dugaan politik uang itu pun disebut telah dilaporkan kepada pengawas pemilu di tingkat kecamatan.

Temuan dugaan praktik politik uang telah kami laporkan ke Panwascam. Selebihnya akan kami jadikan laporan susulan atau pendukung,” kata Benny dalam keterangan Selasa, (15/12/2020)

Benny pun meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menindaklanjuti laporan tersebut ke Penegak Hukum Terpadu (Gakkumdu) sebagai bentuk pelanggaran dan pidana pemilu. Dia menyebut dugaan praktik politik uang itu telah mengotori pilkada yang seharusnya jujur dan adil.

Menurut Benny, kliennya juga sangat dirugikan karena banyak suara hilang. “Bila mereka dinyatakan terbukti menjalankan money politics maka mereka bisa didiskualifikasi dari kontestasi pemilihan kepala daerah,” kata Benny.

Dalam rapat pleno rekapitulasi hasil Pilkada 2020 Lampung Timur yang digelar Ahad lalu, 13 Desember 2020, Dawam-Azwar unggul dengan 210.606 suara atau 39,65 persen. Sedangkan ZaifulSudibyo berada di urutan kedua dengan 202.519 suara atau 38,12 persen. Adapun pasangan calon nomor urut 1, Yusron Amirullah Benny Kisworo meraih 118.103 suara atau 22,23 persen.

Keputusan hasil pleno ini tertuang dalam surat keputusan KPU Nomor 1084/PL.02.6-KTP/1807/KPU-Kab/XII/2020 tentang penetapan rekapitulasi hasil perhitungan suara Pilkada Lampung Timur 2020 yang dibacakan Ketua KPU Lampung Timur, Wasiat Jarwo Asmoro dalam rapat pleno terbuka.

Zaiful Bokhari merupakan Bupati Lampung Timur inkumben, sedangkan pasangannya, Sudibyo adalah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Lampung Timur. Keduanya diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Gerindra, dan Partai Keadilan Sejahtera.

Sedangkan paslon nomor 1 Yusran Amirullah-Benny Kisworo diusung Partai NasDem dan Partai Demokrat. Adapun Dawam Rahardjo-Azwar Hadi diusung Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Golkar, dan Partai Amanat Nasional.( M.Nasir )