Wisata Pesawaran Dibuka Kembali, Bupati Dendi Mengajak Pelaku Wisata Berkomitmen.

27
0

Pesawaran,– INFONUSANTARA.co.id– Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengajak seluruh pelaku wisata untuk berkomitmen bersama. Khususnya dalam hal penerapan protokol kesehatan. Agar seluruh tempat wisata di Pesawaran bisa segera dibuka kembali.

Menurut Bupati Dendi, sektor pariwisata saat ini adalah sektor yang paling terasa turunnya, bahkan minus. Hal ini disampaikan di sela-sela acara diskusi pariwisata di Air Terjun Tirta, Dusun Sinar Dua Atas, Desa Harapan Jaya, Way Ratai, Selasa (07/09/21).

Kabupaten Pesawaran, Bupati Dendi menjelaskan, sedang mengejar agar bisa segera memenuhi indikator-indikator pembukaan kembali tempat wisata.

Dikatakannya, akan segera mengundang seluruh stakeholder pariwisata untuk bersama-sama berkomitmen. Sehingga destinasi wisata bisa buka kembali di minggu ke-2 September.

“Nantinya Pemerintah akan mewajibkan destinasi wisata untuk membentuk Satgas Covidnya masing-masing destinasi. Serta mengingatkan kembali agar selalu menyiapkan sarana protokol kesehatan.” Tegasnya.

“Saya akan minta komitmen semuanya. Karena tidak mungkin Camat dan Kades mengontrol setiap hari tempat wisata.” Jelasnya. Kalau semua syarat itu bisa dipenuhi, insyaAllah minggu kedua wisata Pesawaran akan buka kembali.” Dendi menjanjikan.

“Pemkab Pesawaran mengembalikan soal pajak ke pengusaha wisata. Pengusaha bisa melakukan self-assessment menyangkut pajaknya.” Dendi telah memberikan kelonggaran soal pajak paparnya.

“Itu salah satu bentuk subsidi dari kami. Agar geliat pariwisata bisa terasa kembali.” Bupati juga mengingatkan, saat ini semua pihak masih berperang dengan pandemi covid.

Dendi menegaskan tidak mau ada klaster baru di Kabupaten Pariwisata. Jika ada kembali, jelas akan kita tutup dan ada pembatasan lagi.

Sebenarnya kalau terjadi klaster di destinasi, yang terkena dampak Corona itu bukanlah warga Pesawaran. Yang datang ke Pesawaran adalah orang jauh. Ini yang kita kawatirkan pulangnya bisa membawa virus corona.

“Kalau kita buka wisata pantai di Pesawaran, kasus positif di Bandar Lampung bisa naik. karena yang banyak datang adalah orang Bandar Lampung. Sesama pengunjung yang saling menularkan.” Jabarnya.

“Itu salah satu bentuk subsidi dari kami. Agar geliat pariwisata bisa terasa kembali.” Dendi menegaskan, Pemkab tidak hanya mementingkan dampak ekonomi masyarakat Pesawaran tanpa memperhatikan dampak kesehatan.

“Saya ingin semua sehat. Masyarakat sehat, wisatawan sehat, pelaku wisata sehat. Lalu ekonomi juga sehat.” Pungkas Bupati”.(Bdr).