Warga Menjerit Jalan Penghubung Antara Kecamatan Sukarjo Dan Banyumas Rusak Parah.

190
0

Pringsewu,– INFONUSANTARA.co.id– Di Duga pembangunan tak terjangkau anggaran APBD kabupaten Pringsewu sepanjang jalan Ekonomi rakyat ditiga kecamatan yang berada di kabupaten yang bertajuk Secancan Jejama, rata – rata rusak parah, mulai jadi keluh kesah masyarakat, hal ini disampaikan oleh Darwono (45) warga desa Sinar Baru salah satu perwakilan tokoh masyarakat lingkungan setempat,Minggu (16/1/2022).

” Darwono” mengungkapkan warga penguna jalan produksi dan jalan akses ekonomi rakyat ini , sepanjang jalan dari jembatan Way Sekampung, kecamatan Sukoharjo menuju kecamatan Banyumas dan Kecamatan Pagelaran Utara (PANTURA) rusak parah, padahal jalan poros kabupaten ini merupakan jalan utama akses ekonomi rakyat, namun belum dianggap penting bagi pemerintah untuk peningkatan ekonomi rakyat.

“Ini merupakan jalan poros penghubung ekonomi antar tiga kecamatan serta jalan akses pengurusan admistrasi rakyat, namun belum di ketahui apa penyebab belum jadi perhatian khusus Pemerintah baik kabupaten dan provinsi” keluhnya.

Bapak DARWONO Desa Sinar Baru.

Dia Menambahkan, jalan poros penghubung kabupaten ini, juga merupakan jalan wisata rakyat, yang dapat meningkatkan pendapatan daerah maupun desa di dua kecamatan yakni Banyumas dan Pantura.

“Jalan ini merupakan selain jalan admistrasi, jalan ekonomi juga merupakan jalan wisata rakyat, diantaranya menuju beberapa taman rekreasi desa di kecamatan Banyumas dan kecamatan pantura, salah satunya taman Tirta, taman Jomlo,Taman Saung Cempedak, dan jembatan terpanjang di provinsi Lampung serta bendungan Way Sekampung II, dilihat dari tiga pungsi manfaat ini sangatlah berpotensi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan PAD kabupaten Pringsewu, pungkasnya.

Di tempat terpisah tokoh masyarakat Sukamulya kecamatan Banyumas Joko (40) meminta pemerintah kabupaten Pringsewu untuk segera ada pembangunan jalan, mengingat banyaknya jalan yang berlobang, dan akibat jalan berlobang lobang ini, berpotensi penyebab seringnya terjadi kendaraan roda dua mengalami kecelakaan.

“Kami berharap intansi terkait, dapat memproritaskan keluhan dan kebutuhan masyarakat tingkatan ekonomi bawah, agar mendapatkan kesempatan yang sama dalam peningkatan ekonomi rakyat, yang ditunjang dari akses jalan yang layak guna, dalam rotasi perputaran ekonomi, khususnya di tiga kecamatan ini, serta tidak terjegal oleh jalan yang berlubang sepanjang jalan, Tutupnya.( Yongky).