Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Lampung Lakukan Sosialisasi Perda No 3 Tahun 2020 Di Lampung Tengah.

61
0

Lampung Tengah, — INFONUSANTARA.co.id– Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Lampung Drs. I Made Bagiasa melakukan Sosialisasi Perda No 3 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) Dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid -19, di Desa Tanjung Ratu Kecamatan Selagai Lingga Kabupaten Lampung Tengah. Sabtu (7/8/2021).

Sosper Made Bagiasa anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Lampung ini cukup istimewa. Karena Sosper di pelosok Desa Tanjung Ratu turut didampingi General Manager (GM) PLN Lampung I Gede Agung Sindhu Putra.

Kegiatan Sosper juga dihadiri Sekretaris Kepala Desa Tanjung Ratu Wayan Sukadana, Kapolsek Selagai Lingga Iptu Ludi Nugraha, tokoh masyarakat, Agama, pemuda, Gapoktan dan warga masyarakat.

Made Bagiasa menyampaikan, bahwa pandemi Covid-19 belum berakhir bahkan cenderung meningkat. Oleh sebab itu, Made Bagiasa, menghimbau kepada masyarakat untuk bersama-sama melakukan pencegahan dan pengendalian Covid-19 dengan disiplin menerapkan 5M. Selalu memakai masker, rajin mencuci tangan memggunakan sabun dengan air mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas dan interaksi.

Dalam diaolg terbatas menyikapi situasi pandemi Covid -19 dimana Lamteng masuk Zona Merah dan pemerintah mssih menerapkan PPKM untuk mencegah penularan Covid-19 dan Covid varian baru Delta.

Karena itu, sosialisasi Peraturan Daerah No 3 Tahun 2020 menjadi instrumen yang tepat bagi pemerintah Daerah Provinsi Lampung untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa semua perangkat negara dan masyarakat untuk mendukung aksi strategis dalam respon cepat pandemi dari aspek kesehatan dalam adaptasi kebiasaan baru dalam pencegahan dan pengendalian Covid -19.

Dalam sosper kali ini, merupakan sebuah kehormatan dan kebanggaan bagi masyarakat Selagai Lingga, karena dihadiri oleh GM PLN (persero) Provinsi Lampung I Gede Agung Sindhu Putra.

GM PLN Lampung menerima informasi berupa keluhan pelanggan dan permasalahan lainnya yang berhubungan dengan pemadaman yang sering terjadi. Proses aduan perbaikan listrik, sarana tiang dan kabel listrik serta masih adanya masyarakat yang belum mendapatkan aliran listrik.

Dalam penjelasannya dan pengarahannya Gede Angung Sindhu mengapresiasi permasalahan ini sebagai bentuk koreksi perbaikan kerja yang lebih baik dan cepat terhadap pelanggan dengan tetap menghimbau masyarakat melakukan kewajiban tepat waktu dan menggunakan aplikasi PLN yang sudah disediakan untuk mempermudah dan kecepatan pelayanan.

Sementara itu, narasumber dosen Unila Dr. I Wayan Mustika, M.Hum dalam pemaparannya menyampaikan, bahwa pencegahan Covid -19 dari aspek kesehatan dan aspek tradisi berbasis pertanian yang mayoritas masyarakat berkebun sawit, karet dan pertanian sawah untuk melakukan kegiatan rutin pertanian seperti biasanya dengan pola makan yang sehat ala kampung. Masyarakat tidak perlu panik, tetap menggarap sawah dan bercocok tanam, tapi menjaga protokol kesehatan saat berada di masyarakat. (Bdr).