Memalukan, Oknum Pejabat Dinas Pendidikan Provinsi Wilayah Mesuji gerebek Warga Di Kamar Isteri Orang.

235
0

Tulamgbawang,– INFONUSANTARA.Co.id — Semaraknya dugaan pemberitaan di beberapa media di Lampung ada oknum pejabat Dinas Pendidikan provinsi Lampung yang sikapnya kurang terpuji dipertontonkan oleh Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Proviinsi Lampung. Kali ini lebih miris lagi, justru diduga dilakukan oleh ASN Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung. Dengan status sosial pejabat, yang harusnya bisa memberikan control moral yang baik.
Dimana, oknum ASN dengan jabatan Kasubag di Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan dan Kebudayaan wilayah Mesuji (DD) digerebek warga ketika sedang berada di kamar Istri orang lain (YN) di Menggala, Kabupaten Tulangbawang.

Pengerebekan ini berawal dari kecurigaan warga setempat yang seringkali melihat DD datang ke kediaman YN. Padahal YN dan DD sama-sama berstatus menikah (memiliki pasangan masing-masing).

Atas kecurigaan tersebut, maka ratusan warga sekitar mulai geram dan beesama RT setempat langsung melakukan pengerebekan kepada dua sejoli itu. W arga menilai kejadian ini telah mencoreng nama baik kampung sehingga dilaporkan ke pihak kepolisian setempat.

“Kami sudah curiga, karena sudah sering melihat laki-laki itu (DD) mendatangi rumah YN, jadi kami warga di sini sepakat menggerebek laki-laki itu di dalam rumah tersebut,”kata seorang warga Menggala, Selasa (28/9/21).

Menyikapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Sulpakar mengatakan, memang benar ada isu tersebut dan kasus yang menimpa DD sedang ditangani oleh pihak penegak hukum yakni Polres Tulamgbawang.

“Sudah ditangani polisi (Polres Mesuji) dan jabatannya sebagai kasubag di Cabdin Pendidikan Wilayah Mesuji. Sedang dalam proses hukum dan itu jugakan belum tentu benarkan,”kata dia di DPRD Lampung.

“Dan jika memang yang bersangkutan bersalah maka disesuaikan dengan perundang-undangan yang berlaku ,”ujar Sulpakar.

Sementara, Kaur Penum Subbid Penmas Bidhumas Polda Lampung Kompol Fauzimah mengatakan, bahwa pihak kepolisian sedang melakukan pemeriksaan terkait kebenaran hal tersebut. “Masih kami kros cek kebenarannya,” tutup Fauzimah.(suber info pikiran lampung.com.).