Jelang Demo di DPR-Patung Kuda, 6.000 Personel Polisi Disiagakan

109
0
Ilustrasi massa buruh menolak omnibus law UU Cipta Kerja. (Rengga Sancaya/detikcom)

Jakarta – Massa buruh kembali berunjuk rasa menolak omnibus law UU Cipta Kerja siang ini. Aksi massa terpusat di kawasan Bundaran Patung Kuda Arjuna Wiwaha dan DPR, Jakarta Pusat.
Pihak kepolisian telah menyiapkan personel untuk mengamankan aksi massa tersebut.

“Personel pengamanan sekitar 6.000 ya,” kata Kabag Ops Polres Jakarta Pusat AKBP Wiraga Tama saat dihubungi wartawan, Selasa (10/11/2020).

Personel tersebut merupakan gabungan dari Polda, Polres, hingga TNI. Menurut Wiraga, polisi akan berjaga di dua titik tersebut yang menjadi pusat aksi massa.

Dia menambahkan diperkirakan akan ada ribuan pendemo yang terdiri dari elemen buruh dan mahasiswa yang turun ke jalan hari ini.

Berapa perkiraan jumlah peserta aksi demo? Simak di halaman berikutnya.

“Massa sekitar 2.000-lah ya. Total dari elemen itu buruh dan mahasiswa,” imbuhnya.

Aksi demonstrasi tersebut sendiri akan dimulai pukul 13.00 WIB. Dia mengatakan sesuai dengan jadwal aksi tersebut akan berakhir pada pukul 17.00 WIB.

Untuk diketahui, aksi demonstrasi menolak UU Cipta Kerja terus berlanjut. Selain menggelar aksi di depan gedung DPR dan Kawasan Patung Kuda, massa buruh akan melakukan aksi demonstrasi di depan Kemenaker.

“Besok (hari ini) kita akan lanjutkan demo di Kemenaker,” kata Ketua Harian KSPI Muhammad Rusdi di depan gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Senin (9/11).

Rusdi menjelaskan demo yang dilakukan besok masih dalam tuntutan yang sama, yakni menolak UU Cipta Kerja.
Meski begitu, dia belum bisa memastikan estimasi massa yang akan dikerahkan dalam demo di Kemenaker.